Penyusunan Laporan

Jenis-Jenis Laporan
Jenis-jenis laporan dapat ditentukan
berdasarkan sifat & kandungan laporan itu.

Lisan
Bertulis
Contoh :
‡Laporan Berita
‡Laporan Langsung

‡Laporan Tahunan
‡Laporan Khas
‡Laporan Laporan Prestasi
‡Laporan Penilaian
‡Laporan Sulit
‡Laporan Kajian
‡Laporan Lawatan
‡Laporan Aktiviti

Laporan Tahunan
‡ Disediakan oleh sesebuah persatuan, organisasi, syarikat
atau institusi.
‡ Tujuan : Menyediakan perancangan yang lebih baik @

mencapai prestasi yang lebih tinggi pada masa akan datang.
‡ Dibuat setahun sekali.
‡ Disampaikan mengikut urutan tarikh.
Laporan Khas

‡ Tujuan : Mendapatkan maklumat yang pantas, tepat & jelas.
‡ Berguna kepada organisasi @ masyarakat mendapatkan
gambaran sebenar sesuatu peristiwa.
Laporan Prestasi
‡ Mengandungi penjelasan tentang tugas yang telah selesai &
kejayaan yang dicapai oleh sesebuah syarikat atau organisasi.
Laporan Penilaian

‡ Menyatakan mutu, nilai, keadaan atau sifat sesuatu yang
menjadi fokus penilaian.
‡ Matlamat akhir laporan penilaian adalah memberi maklumat
kepada pihak tertentu untuk membuat keputusan atau hanya
sebagai makluman.
Laporan Sulit

‡ Mengandungi maklumat tentang latar belakang individu.
‡ Maklumat mestilah tepat
‡ Membantu sesuatu pihak membuat keputusan terhadap
permohonan seseorang calon.
Laporan Kajian
‡Dilakukan oleh sesuatu jawatankuasa atau lembaga yang
dipertanggungjawabkan untuk mengkaji sesuatu isu, kejadian,
dasar dll.
‡ Hasil kajian didedahkan dalam bentuk laporan & disampaikan
kpd pihak tertentu untuk tindakan selanjutnya.
‡ Tidak bersifat fiksyen.

Cara menyusun laporan
Kata Pengantar

Daftar isi

BAB 1. Pendahuluan

a. Latar Belakang
berisi fakta2 yg memperkuat jawaban dari pertanyaan ‘kenapa laporan tersebut harus dibuat?’
b. rumusan masalah
berisi poin-poin yang ingin kamu ketahui dalam laporanmu.biasanya dalam bentuk pertanyaan dan ada 3 atau 4 poin pertanyaan.
c. tujuan
apa yg ingin kamu capai dalam laporanmu. biasanya berupa pernyataan yang menjawab pertanyaan dari Rumusan Masalah

BAB 2 Tinjauan Pustaka

definisi dari istilah2 yg kamu gunakan dalam laporan

BAB 3. Metode Pengumpulan data

data yang dikumpulkan data apa?kualitatif ato kuantitatif ato dua2nya?bagaimana kamu mengumpulkan data? dari internet?dari koran?dari kuesioner?dari buku?

BAB 4 Pembahasan

menjawab secara detil setiap pertanyaan yang ada di rumusan masalah yang sudah kamu buat

BAB 5 Penutup

a.kesimpulan
berisi kesimpulan dari laporan kamu. adalah jawaban dari pertanyaan2 yg kamu buat dalam rumusan masalah
b.saran
saran apa yang kamu ajukan

Daftar Pustaka

sumber data kamu dari mana?klo internet, masukin link nya,klo koran masukin nama koran dan tanggal terbit, klo buku masukin judul buku dan pengarang serta tahun terbit

Apakah manfaat dari laporan? Bagaimana kaitan antara laporan dengan pegawai administrasi ? Penyusunan laporan untuk pimpinan merupakan bagian dari tugas pegawai administrasi, baik yang bersifat rutin maupun instruksional (perintah atasan). Hal ini dilakukan karena pada hakikatnya tugas mereka adalah meringankan beban pimpinan, dan karena beban tugas pimpinan begitu banyak dan harus diselesaikan maka pegawai harus menyusun laporan untuk pimpinan. Oleh karena itu, penting bagi pegawai administrasi untuk mengetahui dan memahami hal-hal yang berkaitan dengan laporan.

Laporan merupakan bentuk komunikasi yang dapat dilakukan secara tertulis atau lisan mengenai sesuatu hal tertentu sesuai dengan tujuan penulisannya. Uraian berikut akan lebih ditekankan pada pembahasan hal-hal yang berkaitan dengan laporan tertulis. Laporan inilah yang secara resmi dijadikan sebagai sumber informasi, alat pertanggungjawaban, dan alat pengambilan keputusan dalam kehidupan organisasi.

Sebelum laporan disajikan secara lisan, laporan terlebih dahulu disusun dalam bentuk tertulis secara sistematis sehingga mudah dipahami. Dari segi bentuk tertulis, laporan terbagi menjadi seperti berikut.
1. Laporan berbentuk formulir atau matriks, yaitu laporan yang tinggal mengisi pada blangko yang disediakan.
2. Laporan berbentuk memorandum atau nota, yaitu laporan yang diuraikan secara singkat. Laporan ini dibuat dalam rangka proses hubungan kerja antara atasan dan bawahan atau antar-unsur-unsur dalam suatu instansi.
3. Laporan berbentuk surat, yaitu laporan yang diuraikan lebih panjang dari memorandum sebagaimana uraian dalam bentuk surat biasa. Jenis laporan ini dapat dipergunakan untuk bermacam-macam topik.
4. Laporan berbentuk naskah, yaitu laporan yang panjang, biasanya disusun seperti makalah. Materi laporan dibagi menjadi beberapa topik dan subtopik.
5. Laporan berbentuk buku, yaitu laporan yang disusun dalam bentuk buku.

Agar suatu laporan dapat berfungsi sebagaimana mestinya, dalam proses penyusunan laporan, selain harus memperhatikan berbagai prinsip dan syarat dalam penyusunan laporan, juga harus memperhatikan tata caranya. Pada intinya, tata cara penyusunan laporan dimulai dari tahap persiapan yang mencakup penentuan kerangka permasalahan, tujuan penulisan laporan, dan proses pengumpulan data, kemudian membuat kerangka laporan , dan diakhiri dengan tahap penulisan laporan itu sendiri.
1.Tahap Persiapan
Pada tahap awal ini harus terjawab beberapa pertanyaan penting seperti hal apa yang akan dilaporkan ? Mengapa hal itu harus dilaporkan ? Kapan laporan akan disampaiakan ? Data apa yang penting, baik sebagai data utama maupun data pendukung ? Dengan terjawabnya beberapa pertanyaan ini, maka akan dapat dirumuskan secara jelas latar belakang dan masalah laporan, tujuan laporan, target waktu laporan, data yang relevanuntuk disajikan, dan sumber-sumber data.
2. Pengumpulan dan Penyajian Data
Setelah itu, langkah berikutnya adalah merencanakan pengumpulan dan penyajian data. Dalam proses pengumpulan harus selalu mengacu pada permasalahan dan tujuan yang telah ditetapkan. Data yang diperoleh dari berbagai sumber, baik sumber primer maupun sumber sekunder. Setelah dikumpulkan, kemudian data itu dikelompokkan, data mana yang menjadi bahan utama dan data pendukung atau penunjang.
dan penyajian data
3. Sistematika Laporan
Tahap berikutnya adalah menentukan bagian-bagian utama laporan atau lazim disebut sistematika laporan, kemudian sub-sub bagian laporan yang nantinya akan dijabarkan lebih lanjut dalam kalimat-kalimat.
4. Penulisan Laporan
Pada tahap penulisan laporan harus mengacu pada sistematika yang telah ditetapkan sehingga laporan tersebut dapat tersaji secara runtut, mudah dipahami, dan enak dibaca.

sumber: http://www.scribd.com/doc/37847396/Jenis-Jenis-Laporan
yahoo.com

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s