10 Pengertian Psikologi, Budaya, Filsafat, Sosiologi

  • Psikologi
  1. Bruno (1987) menyatakan Psikologi dibagi dalam tiga bagian, yaitu: Pertama, psikologi adalah studi (penyelidikan) mengenai “roh”. Kedua, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “kehidup mental”. Ketiga, psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai “tingkah laku” organisme.
  2. Chaplin (1972) dalam Dictionary of psychology mengatakan psikologi ialah ilmu pengetahuan mengenai perilaku manusia dan hewan.
  3. Clifford T. Morgan mengatakan “Psychology is the science of human and animal behavior” artinya, psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia dan hewan.
  4. Descartes dan Wundt (Davidoff, 1981) mengatakan psikologi adalah ilmu tentang kesadaran manusia.
  5. Ensiklopedia Pendidikan, Poerbakawatja dan Harahap (1981) mengatakan psikologi adalah cabang ilmu pengetahuan yang mengadakan penyelidikan atas gejala-gejala dan kegiatan-kegiatan jiwa.
  6. Ernest Hilgert (1957) mengatakan : “Psychology may be defined is the science that studies the behavior of man and other animal” yang artinya adalah psikologi didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tingkah laku tingkah laku manusia dan hewan lainnya.
  7. Geoge A. Miller (1974 : 4) mengatakan : “Psichology is the science that attamp to discribe, predict, and control mental and behavior events” artinya adalah psikologi adalah ilmu yang mencoba menjelaskan, memprediksi, dan mengontrol mental dan tingkah laku.
  8. Henry Gleitman (dalam Syah, 1995 : 8) mengatakan psikologi sebagai ilmu pengetahuan yang berusaha memahami perilaku manusia, alasan, dan cara mereka melakukan sesuatu, dan juga memahami bagaimana makhluk tersebut berpikir dan berperasaan.
  9. Richard Mayer (1981) mengatakan psikologi merupakan analisis mengenai proses mental dan struktur daya ingat untuk memahami perilaku manusia.
  10. Robert S. Woodworth & Marquis DG (1957) mengatakan “Psychology is the study of human behavior and human relationship” artinya psikologi adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari aktivitas atau tingkah laku individu dalam hubungan dengan alam sekitarnya.

Berdasarkan pengertian-pengertian di atas, psikologi dapat diartikan sebagai suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusa baik yang disadari maupun yang tidak disadari, perilaku manusia yang berhubungan dengan alam, hewan dan sekitarnya.

  • Budaya
    1. Boove dan Thill mengatakan budaya adalah system sharing atas symbol-simbol kepercayaan, sikap, nilai-nilai, harapan dan norma-norma untuk berperilaku. Dalam hal ini, semua anggota dalam budaya memiliki asumsi yang serupa tentang bagaimana seseorang berpikir, berperilaku dan berkomunikasi serta cenderung untuk melakukan berdasarkan asumsi-asumsi tersebut.
    2. Dr. K. Kupper mengatakan budaya merupakan sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku, baik secara individu maupun kelompok.
    3. Lehman, Himstree dan Baty mengatakan budaya diartikan sebagai sekumpulan pengalaman hidup yang ada dalam masyarakat mereka sendiri. Pengalaman hidup masyarakat tentu saja sangatlah banyak dan bervariatif, termasuk di dalamnya bagaimana perilaku dan keyakinan atau kepercayaan masyarakat itu sendiri.
    4. Edward B. Taylor mengatakan budaya merupakan keseluruhan yang kompleks, yang didalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adapt istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat oleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
    5. Hofsted mengatakan budaya adalah pemrograman kolektif atas pikiran yang membedakan anggota-anggota suatu kategori orang dari kategori lainnya.
    6. Koentjaraningrat mengatakan budaya adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan relajar.
    7. M. Jacobs dan B.J. Stern mengatakan budaya mencakup keseluruhan yang meliputi bentuk teknologi sosial, ideologi, religi, dan kesenian serta benda, yang kesemuanya merupakan warisan sosial.
    8. Mitchell mengatakan budaya merupakan seperangkat nilai-nilai inti, kepercayaan, standar, pengetahuan, moral, hukum dan perilaku yang disampaikan seseorang dalam bertindak, berperasaan dan memandang dirinya serta orang lain.
    9. Murphy dan Hildebrant mengatakan budaya diartikan sebagai tipikal karakteristik perilaku dalam suatu kelompok. Pengertian tersebut juga mengindikasikan bahwa komunikasi verbal dan nonverbal dalam suatu kelompok juga merupakan tipikal dari kelompok tersebut dan cenderung unik atau berbeda dengan yang lainnya.
    10. William H. Haviland mengatakan budaya adalah seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di terima oleh semua masyarakat.

Berdasarkan pengertian-pengertian di atas, dapat diartikan budaya sebagai suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang gagasan, tindakan, hasil karya, dan cipta manusia masayarkat yang diperoleh dari sekelompok masyarakat dan diterima oleh sekelompok masayarkat tersebut.

  • Filsafat
    1. Aristoteles (384 – 322 SM) mengatakan bahwa kewajiban filsafat adalah menyelidiki sebab dan asas segala benda. Dengan demikian filsafat bersifat ilmu umum sekali. Tugas penyelidikan tentang sebab telah dibagi sekarang oleh filsafat dengan ilmu.
    2. Cicero (106 – 43 SM ) mengatakan filsafat adalah sebagai “ibu dari semua seni” (the mother of all the arts) ia juga mendefinisikan filsafat sebagai ars vitae (seni kehidupan).
    3. Driyakarya mengatakan filsafat sebagai perenungan yang sedalam-dalamnya tentang sebab-sebabnya ada dan berbuat, perenungan tentang kenyataan yang sedalam-dalamnya sampai “mengapa yang penghabisan”.
    4. Hasbullah Bakry mengatakan ilmu filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam mengenai Ke-Tuhanan, alam semesta dan manusia sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana sikap manusia itu sebenarnya setelah mencapai pengetahuan itu.
    5. Johann Gotlich Fickte (1762-1814 ) mengatakan filsafat sebagai Wissenschaftslehre yaitu ilmu dari ilmu-ilmu, yakni ilmu umum, yang jadi dasar segala ilmu. Ilmu membicarakan sesuatu bidang atau jenis kenyataan. Filsafat memperkatakan seluruh bidang dan seluruh jenis ilmu mencari kebenaran dari seluruh kenyataan.
    6. Notonegoro mengatakan filsafat menelaah hal-hal yang dijadikan objeknya dari sudut intinya yang mutlak, yang tetap tidak berubah, yang disebut hakekat.
    7. Paul Nartorp (1854 – 1924 ) mengatakan filsafat sebagai Grunwissenschat artinya ilmu dasar hendak menentukan kesatuan pengetahuan manusia dengan menunjukan dasar akhir yang sama, yang memikul sekaliannya.
    8. Plato ( 428 -348 SM )  mengatakan filsafat tidak lain dari pengetahuan tentang segala yang ada.
    9. Prof. Mr. Mumahamd Yamin mengatakan filsafat ialah pemusatan pikiran, sehingga manusia menemui kepribadiannya seraya didalam kepribadiannya itu dialamiya kesungguhan.
    10. Sidi Gazalba mengatakan berfilsafat ialah mencari kebenaran dari kebenaran untuk kebenaran, tentang segala sesuatu yang di masalahkan, dengan berfikir radikal, sistematik dan universal.

Berdasarkan pengertian-pengertian di atas, dapat dipahami yang dimaksud dengan filsafat  adalah ilmu dari segala ilmu, yang merupakan pengungkapan dari perjuangan-perjuangan manusia dalam usaha yang terus – menerus untuk menyesuaikan kumpulan tradisi yang lama dengan berbagai kecendrungan ilmiah dan cita-cita politik yang baru.

 

  • Sosiologi
    1. Allan Jhonson mengatakan sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku, terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial dan bagaimana sistem tersebut mempengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat didalamnya mempengaruhi sistem tersebut.
    2. Emile Durkheim mengatakan sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari fakta-fakta sosial, yakni fakta yang mengandung cara bertindak, berpikir, berperasaan yang berada di luar individu di mana fakta-fakta tersebut memiliki kekuatan untuk mengendalikan individu.
    3. Max Weber mengatakan sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial
    4. Pitirim Sorokin mengatakan sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial (misalnya gejala ekonomi, gejala keluarga, dan gejala moral), sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non-sosial, dan yang terakhir, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lain.
    5. Roucek & Waren mengatakan sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan kelompok sosial.
    6. Selo Sumardjan dan Soelaeman Soemardi mengatakan sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.
    7. Soejono Sukamto mengatakan sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.
    8. Soerjono Soekanto mengatakan sosiologi adalah ilmu yang kategoris, murni, abstrak, berusaha mencari pengertian-pengertian umum, rasional, empiris, serta bersifat umum.
    9. William Kornblum mengatakan sosiologiadalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi.
    10. William F. Ogburn dan Mayer F. Nimkopf mengatakan sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya, yaitu organisasi sosial.

Berdasarkan pengertian-pengertian di atas, dapat dipahami yang dimaksud dengan sosiologi  adalah suatu kajian ilmu tentang tingkah laku manusia di dalam kelompok mengenai fakta-fakta sosial atau kenyataan yang berisikan cara bertindak, cara perpikir dan cara merasakan sesuatu.

.

Daftar Pustaka  

Betrand Russel.2002. Sejarah Filsafat Barat dan Kaitannya dengan kondisi sosio-politik dari zaman kuno hingga sekarang (alih Bahasa Sigit jatmiko, dkk ) . Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Ismaun.2007. Filsafat Administrasi Pendidikan(Serahan Perkuliahan ). Bandung : UPI

Ismaun.2007. Kapita Selekta Filsafat Administrasi Pendidikan (Serahan Perkuliahan). Bandung : UPI

Khodijah, Nyayu. 2009. Psikologi Pendidikan. Palembang : Grafika Telindo Press

Koento Wibisono.1997. Dasar-Dasar Filsafat. Jakarta : Universitas Terbuka

Moersaleh. 1987. Filsafat Administrasi. Jakarta : Univesitas Terbu

Purwanto, Djoko. 2006. Komunikasi Bisnis. Bandung : Erlangga

Widagdho, Djoko. 2003.  Ilmu Budaya Dasar. Jakarta : Bumi Aksara

http://afand.abatasa.com/post/detail/6923/definisi-kebudayaan-menurut-para-ahli

http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/02/08/pengertian-filsafat/

http://alawiyah-introducemyself.blogspot.com/2010/10/pengertian-psikologi-menurut-para-ahli.html

http://exalute.wordpress.com/2009/03/29/pengertian-sosiologi-menurut-para-ahli/

http://namiho.wordpress.com/2010/12/31/pengertian-psikologi-menurut-para-ahli/

http://www.syafir.com/2011/06/19/pengertian-psikologi-menurut-para-ahli

http://psikologizone.blogspot.com/2011/02/pengertian-psikologi-menurut-para-ahli_1457.html

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s